Beginilah Cara Menyetrika Pakaian yang Baik dan Benar

Diposting pada


cara menyetrika pakaian yang benar
Cara menyetrika pakaian yang benar via wikihow

Cara menyetrika pakaian atau baju | Menyetrika pakaian tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika dilakukan sembarangan, alih-alih akan mendapatkan pakaian yang rapi, lembut, dan wangi, pakaian itu malah rusak, bolong, atau gosong.

Untuk menghindari pakaian yang rusak, bolong, atau gosong, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan dengan mudah. Tips ini saya coba klasifikasikan dalam tiga bagian, yaitu tips menyetrika secara umum, tips mencegah timbulnya kilap dan bekas pada pakaian, dan panduan menyetrika untuk semua jenis bahan pakaian.

Tips Menyetrika secara Umum

  1. Apabila ada, ikuti petunjuk label cara penanganan pakaian dengan cermat.
  2. Ingatlah selalu bahwa diperlukan waktu untuk mengubah suhu setrika setelah Anda mengubah pengaturan suhunya. Lampu indikator akan menyala saat suhu yang tepat tercapai.
  3. Jika menurunkan pengaturan panas, tunggu hingga lampu menyala lalu mati sebelum Anda mulai menyetrika pakaian.
  4. Agar tidak menyetrika pada suhu yang lebih tinggi dari yang sesuai untuk pakaian, pisahkan pakaian ke dalam kelompok linen, katun, sintetis, dan sebagainya.
  5. Mulailah menyetrika pakaian yang memerlukan suhu dari yang terendah. Dengan demikian, Anda akan menaikkan panas setrika secara perlahan dan tidak perlu menunggu suhunya turun atau menaik-turunkan suhu. Cara ini meminimalkan risiko penyetrikaan pakaian pada suhu yang terlalu panas.
  6. Hindari menyetrika di atas benda tajam dari bagian pakaian, seperti retsleting atau kancing baju.

 

Panduan Menyeterika untuk Semua Jenis Pakaian

  1. Akrilik. Jika perlu, setrika di bagian dalamnya dengan suhu dingin. Jangan menggunakan uap atau kain lembab.
  2. Nilon atau poliester. Setrika pakaian dalam kondisi hampir kering di bagian dalamnya dengan suhu yang dingin agar kain tidak mengkilap.
  3. Wol (dirajut): Balikkan pakaian, lalu setrika dalam kondisi kering atau hampir kering di bagian dalamnya dengan suhu hangat atau menggunakan uap.
  4. Wol (ditenun). Setrikalah pakaian dalam kondisi kering di bagian luarnya menggunakan kain pelapis dengan suhu hangat atau memakai uap.
  5. Linen. Setrikalah pakaian dalam kondisi lembab di bagian dalam terlebih dahulu, kemudian setrika bagian luarnya agar terlihat berkilau, terutama untuk linen damaskus dan yang berwarna cerah. Untuk linen berwarna gelap, cukup setrika bagian dalamnya.
  6. Sutra. Setrikalah pakaian dalam kondisi sedikit lembab di bagian luarnya dengan suhu yang hangat.
  7. Katun. Setrikalah pakaian dalam kondisi sedikit lembab di bagian luar dengan suhu panas.

Jika Anda mengikuti tata cara menyetrika yang baik dan benar, tentu Anda tidak perlu khawatir pakaian Anda akan rusak, bolong, dan gosong. Sebaliknya, Anda akan mendapatkan pakaian yang rapi, lembut, dan tentu saja wangi. Bukankah itu yang Anda inginkan? Selamat mencoba. Jangan lupa untuk share artikel ini ya, makasih…

Daftar Istilah:

cara menyetrika baju sekolah, cara menggunakan setrika baju, cara menyetrika seragam sekolah, cara menyetrika baju, cara menyetrika, langkah langkah menyetrika baju, petunjuk penggunaan setrika, cara menggosok baju, cara menyetrika yang benar, cara menyetrika pakaian, petunjuk cara menyetrika baju, cara menyetrika baju yang benar, cara menggosok baju yang benar, cara menyetrika yg benar, menyetrika, cara penggunaan setrika, langkah langkah menyetrika, cara menyetrika baju seragam beserta gambarnya, jelaskan prosedur menyetrika pakaian, cara menyetrika seragam