Cara Merawat dan Membersihkan Alat Memasak dari Aluminium

Merawat dan Membersihkan Alat Memasak dari Aluminium | Peralatan memasak berbahan aluminium banyak dipilih orang karena sifatnya yang ringan dan merupakan penghantar panas yang baik, selain juga terlihat elegan dan mewah. Misalnya, wajan, panci, kuali, cerek, dan sebagainya. Namun, peralatan berbahan aluminium ini ternyata mudah sekali terkena noda dan hangus.

cara-merawat-dan-membersihkan-alat-memasak-aluminiuml

Hal ini tentu membuat penampilan peralatan menjadi tidak sedap dipandang. Meski demikian, Anda juga tidak bisa sembarangan membersihkannya, karena pencucian yang salah justru bisa membuat permukaan aluminium tergores dan tampak kusam.

Baca juga: Beginilah Cara Membersihkan Keramik yang Baik

Ada cara mudah untuk membersihkan noda yang menempel pada peralatan berbahan aluminium, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Untuk pemakaian peralatan aluminium pertama kali (baru dibeli dari toko), rebuslah air yang sudah ditambahkan sedikit cuka hingga mendidih di dalam peralatan baru tersebut. Hal ini untuk mencegah bahan makanan lengket saat diolah.
  2. Untuk membersihkan peralatan aluminium yang menghitam atau berkarat, campurkan 1 liter air dan 1 sendok teh krim tartar. Rebus selama 10 menit di dalam peralatan tersebut. Angkat, lalu gosok dengan spons sampai bersih selagi air rebusan masih hangat. Lap hingga warna aluminium kembali cerah.
  3. Untuk membersihkan bau amis, gunakan beberapa tetes air jeruk nipis. Diamkan selama kurang lebih 15 menit, kemudian cuci bersih menggunakan sabun dan spons.
  4. Khusus untuk loyang, cetakan kue, dan peralatan sejenis yang tidak terkena api secara langsung dalam penggunaannya, setelah dicuci bersih, keringkan di bawah terik matahari atau panaskan ke dalam oven selama 2 menit.
  5. Khusus untuk oven konvensional yang terbuat dari aluminium, agar tahan lama, bersihkan seluruh bagiannya mulai dari kaca, rak, hingga bagian bawah oven yang langsung terkena api.
  6. Jika panci aluminium Anda bocor atau berlubang, jangan buru-buru membuangnya. Anda masih bisa memperbaikinya dengan cara menambal. Caranya, aduk sampai rata putih telur ayam dengan kapur sirih sehingga berbentuk seperti pasta atau bubur. Bersihkan bagian panci yang berlubang, ampelas sekeliling lubang tersebut. Setelah itu, oleskan campuran tersebut hingga menutupi lubang. Jika lubangnya cukup besar, sisipkan sedikit kapas, kemudian oleskan pasta tersebut di bagian atas dan bawahnya. Jemur di bawah matahari hingga pasta mengering. Panci Anda pun bisa digunakan kembali.

Nah, itu dia tips merawat dan membersihkan alat memasak dari aluminium, ampuh dan mudah dilakukan. Jika setelah membaca tips di atas Anda masih malas merawat dan membersihkan alat memasak Anda yang terbuat dari aluminium, sungguh terlalu! hahaha #justkidding sodara!

Okay, semoga cara merawat dan membersihkan alat memasak dari aluminium di atas bermanfaat bagi pembaca sekalian. Akan lebih bermanfaat lagi jika Anda mau membantu saya menyebarkan artikel sederhana ini via facebook atau twitter Anda. Terima kasih sudah berkunjung!

 

Daftar Istilah:

cara membersihkan wajan alumunium baru, cara menambal panci stainless, cara menambal panci bocor, cara menambal penggorengan, tambal panci stainless, cara menambal panci, cara membersihkan peralatan dapur dari aluminium, cara menambal panci yang bocor, cara menambal panci aluminium bocor, cara menambal dandang yang bocor, cara membersihkan aluminium, cara membersihkan oven aluminium, cara menambal panci sendiri, cara menambal wajan bocor, cara membersihkan wajan aluminium, cara membersihkan wajan baru, cara bersihkan aluminium cetakan kue cubit, cara menambal wajan yg bocor, Wajan alumunium, wajan aluminium, cara tambal panci, cara menambal wajan, alat tambal panci, cara menggunakan kuali yang baru dibeli, panci bocot, cara memperbaiki panci bocor, cara menambal panci aluminium, cara membersihkan wajan, menambal panci bocor, alat penambal panci bocor



2 Comments

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf ya! Kalo benar2 butuh, kontak kami!