Cara Mengecat Ulang Dinding yang Lembab dan Berjamur

Diposting pada

Mengecat ulang dinding yang lembab dan berjamur sewaktu-waktu memang harus dilakukan. Pasalnya, permukaan dinding dengan kondisi yang lembab dan berjamur memang benar-benar menjengkelkan. Akibat dinding yang lembab dan berjamur itu, rumah terlihat kusam dan tidak sedap dipandang mata. Rumah yang seharusnya dijaga kebersihannya menjadi terlihat kotor dan seolah tak terawat lantaran dindingnya yang berjamur. Karena itu, mengecat ulang mungkin menjadi salah satu jalan terbaiknya. Namun, mengecat ulang juga tidak akan sempurna apabila dilakukan ketika dinding masih lembab dan berjamur.

mengecat-ulang-dinding-lembab-berjamur

Jika kita terpaksa mengecat ulang dinding dalam kondisi yang masih lembab, maka yang akan ktia dapatkan nantinya (dalam waktu dekat) adalah hal-hal berikut ini:

  1. Cat lama dinding akan mengelupas,
  2. Dinding menggelembung dan muncul bercak-bercak,
  3. Ruangan menjadi lembab dan tidak baik untuk kesehatan,
  4. Muncul bau yang tidak sedap,
  5. Menyebabkan lembab pula pada furniture yang bersinggungan langsung pada dinding,
  6. Jika kita meletakkan lukisan di dinding, maka lukisan itu akan ikut lembab dan biasanya ditumbuhi jamur,
  7. Jika kita meletakkan lemari pakaian di depan dinding yang lembab, maka pakaian dalam lemari pun ikut lembab dan berjamur.
  8. dan masih banyak lainnya.

Oleh karena itu, sebelum melakukan proses pengecatan ulang, Ada baiknya jika mencari terlebih dahulu sumber lembab tersebut dan kemudian segera menanganinya dengan baik dan benar. Setelah itu, barulah kita memulai proses pengecatan ulang.

Adapun cara mengatasi dinding yang lembab, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengikis permukaan dinding lembab tersebut dengan skrup atau alat lainnya untuk menghilangkan lapisan-lapisan dinding yang mengelupas atau bergelembung. Setelah itu, gosok atau amplas dinding biar bersih dan rata. Kemudian, lapisi permukaan dinding yang sudah diamplas dengan cat dasar atau sealer (memiliki sifat kedap air atau waterproof). Atau, kita juga bisa melapisinya dengan plamir tipis sebelum melapisinya dengan cat dasar.

Lalu, apa gunanya cat dasar atau sealer itu? Tentu saja sebagai penahan air agar tidak rembes ke permukaan dinding. Dengan melapisi dinding dengan cat dasar terlebih dahulu, maka cat akan dapat menempel dengan baik di permukaan tembok. Untuk mendapatkan cat dinding yang baik sebagaimana kita inginkan, sebaiknya tunggu sampai cat dasar benar-benar mengering (biasanya membutuhkan wkatu 1 – 2 jam). Setelah itu, barulah kita dapat berkreasi dengan cat dinding yang lembab.

Daftar Istilah:

cat untuk tembok lembab dan berjamur, cara mengatasi tembok berjamur, cara mengatasi tembok lembab dan berjamur, mengatasi tembok berjamur, mengatasi tembok lembab dan basah, cara mengatasi tembok lembab dan jamur, merk cat untuk tembok lembab, cara mengecat tembok yg lembab, mengatasi tembok lembab dan jamuran, cara mengecat tembok yang rembes, mengatasi dinding berjamur, cara mengatasi dinding berjamur, cara mengatasi tembok, cara mengatasi tembok jamuran, cat tembok untuk tembok lembab, cara mengecat dinding lembab, cat tembok anti jamur, cara menghilangkan tembok lembab, dinding lembab, cara mengecat tembok berjamur

2 thoughts on “Cara Mengecat Ulang Dinding yang Lembab dan Berjamur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *