14 Tips Menyimpan Pakaian Agar Awet dan tidak Berjamur

Menyimpan pakaian agar awet dan tidak jamuran | Menyimpan pakaian sebenarnya dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Tetapi, menyimpan baju yang baik dan benar, sehingga tidak jamuran jika dibiarkan dalam waktu yang lama, ini yang sering kali sulit dilakukan.

Cara Menyimpan Pakaian Agar Awet dan tidak Berjamur

Pakaian yang jarang kita pakai, pakaian yang sudah tak terpakai sama sekali, seperti pakaian istimewa karena menyimpan kenangan tertentu, biasanya akan disimpan di lemari untuk menjaganya supaya tetap bagus, tidak kusut, apalagi rusak. Namun, karena kelalaian atau kesalahan saat menyimpan, baik sebelum atau ketika menyimpan, tidak jarang pakaian yang bagus bisa berjamur atau jamuran, berbau apek, kusut, bahkan lapuk.

Sebagai contoh, Anda membeli sebuah pakaian istimewa yang hendak dipakai saat pesta kelulusan, pesta ulang tahun, atau bahkan buat lebaran atau natalan. Karena waktunya masih tinggal beberapa bulan lagi, Anda pun menyimpannya di lemari dengan harapan baju itu tetap bagus dan rapih. Namun, saat Anda hendak memakainya, ternyata pakaian tersebut berjamur, kusut, dan berbau apek. Anda pun gagal mengenakan pakaian istimewa tersebut.

Tentu saja, kasus seperti di atas tidak Anda inginkan, bukan? Nah, mungkin Anda sangat membutuhkan tips-tips berikut agar pakaian Anda tetap bagus dan rapi, tidak berjamur apalagi apek. Memang, menyimpan pakaian ada tips dan triknya agar tetap terawat, awet, bagus, dan rapih seperti saat Anda baru menyimpannya.

Jika Anda ingin melakukannya, cobalah tips menyimpan pakaian yang baik dan benar sehingga tetap bagus, awet, dan terawat, tidak berjamur, tidak berbau apek, juga tidak kusut dan lapuk.

1.  Pertama-tama, pakaian terlebih dahulu pakaian tersebut sudah benar-benar kering. Jika masih ada sedikit saja lembab, jemur lagi sampai pakaian benar-benar kering seratus persen.

2.  Jika Anda ingin rapi, seterikalah terlebih dahulu pakaian tersebut sebelum Anda melipat dan menyimpannya. Namun, jika Anda tidak ingin menyeterikanya, pastikan Anda langsung melipat pakaian selagi pakaian tersebut masih benar-benar kering.

3.  Setelah melipatnya dengan rapi, simpan pakaian di lemari pakaian yang bersih, kering, tidak berdebu, dan tertutup rapat. Alasan tempat penyimpanan baju/pakaian dengan kertas yang bersih, bisa kertas HVS atau kertas kado.

4.  Jika Anda tidak ingin melipat pakaian atau baju, Anda tetap dapat menggantinya dengan menggantung pakaian Anda. Untuk saat ini, sudah banyak model lemari pakaian yang sudah dilengkapi dengan fasilitas untuk menggantung baju. Anda dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik mungkin.

5.  Untuk baju yang memerlukan perawatan khusus, yang tidak perlu setiap saat dicuci, yang lebih baik digantung daripada melipatnya, sebaiknya periksa setiap kantong saku, barang kali ada benda yang dapat merusak atau menumpahi baju dan merusak baju tersebut. Jika memang ada, keluarkanlah.

6.  Pakaian kaos atau yang berbahan kaos sebaiknya dilipat saja. Untuk kerapian dan keindahan, Anda dapat menyimpannya sesuai dengan warnanya, atau boleh juga dengan menyelanginya sehingga menghasilkan paduan warna yang asik, seperti pelangi.

7.  Untuk pakaian yang terbuat dari bahan katun, sebaiknya tidak dilipat, tetapi digantung. Sebab, pakaian berbahan katun biasanya mudah kusut.

8.  Sebaliknya, janganlah Anda menggantung baju dengan bahan rajut dan wol. Sebab, hal itu dapat merusak bentuk dan bahannya.

9.  Untuk kemeja, gantunglah kemeja dalam keadaan kancing bawah, tengah, dan atas terpasang dengan benar, hal ini untuk menghindari peregangan pada kain kemeja.

10.  Sebaiknya pisahkan pakaian yang berwarna putih dari warna lainnya. Dikhawatirkan ada pakaian yang mudah luntur dalam kondisi tertentu.

11.  Untuk rok, gunakan gantungan yang memang dibuat khusus untuk menggantung rok, sehingga bentuknya tetap terjaga.

12.  letakkan xdry, kamper, atau alat penyerap kelembaban lainnya di dalam lemari agar tidak timbul yang namanya jamur.

13.  Sebagaimana lazimnya ruangan yang memerlukan pergantian udara agar tetap sehat, begitu pun dengan lemari. Bukalah pintu lemari secara berkala, misalnya seminggu atau dua minggu sekali. Anda dapat mengeluarkan isi lemari agar sirkulasi udara ke dalam lemari menjadi lancar.

14.  Lakukan dengan senang hati. Sebab, segala sesuatu yang dikerjakan dengan senang hati, pasti hasilnya lebih rapi dan lebih memuaskan. Silakan buktikan sendiri!

Nah, itulah beberapa tips sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menyimpan pakaian di dalam lemari agar tidak kusut, jamuran, dan berbau apek. Justru, Anda akan mendapatkan pakaian Anda yang rapi, awet, dan terjaga kualitasnya. Saya berharap, tips sederhana ini dapat memberi manfaat kepada pembaca dan pengunjung situs ini semuanya. Amin.

** Jika menurut Anda tips ini bermanfaat, Anda boleh membagi postingan ini kepada teman maupun keluarga Anda. Terima kasih.

 

Daftar Istilah:

cara mencegah agar pakaian tidak berjamur, cara agar pakaian tidak berjamur, tips supaya baju tidak gampang berjamur, cara menyimpan baju yang sudah tidak terpakai, cara menyimpan busana pesta di dalam kardus, cara merawat baju agar tidak jamuran, gmn cara menyimpan bju, menyimpan baju trik, menyimpan baju y, menyimpan pakaian supaya tidak berjamur, cara menyimpan baju tak dipakai sekarang, cara menyimpan baju didalam lemari biar awet, cara menyimpan baju bekas biar awet, cara menyimpan baju agar tidak berjamur, cara menyimpan agar baju tidak jamuran, cara agar baju tidak jamuran, cara agar baju tidak berjamur, apakah baju di dalam lemari jika di tinggal 2 bulan akan berdebu, agar baju tidak bulukan, agar baju tidak berjamur
14 Tips Menyimpan Pakaian Agar Awet dan tidak Berjamur | Geulis | 4.5
error: Maaf ya! Kalo benar2 butuh, kontak kami!